Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Pada Anak Usia 5- 6 Tahun Dengan Permainan Tradisional Engklek di KB Surya Mentari Anyer

Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Pada Anak Usia 5- 6 Tahun Dengan Permainan Tradisional Engklek di KB Surya Mentari Anyer

Authors

  • Alfiah UNIVERSITAS BINA BANGSA
  • Amat Hidayat UNIVERSITAS BINA BANGSA
  • Ibnu Sina UNIVERSITAS BINA BANGSA

DOI:

https://doi.org/10.46306/jas.v4i1.136

Keywords:

anak usia dini, motorik kasar, permainan tradisional engklek

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar anak usia dini di PAUD KB Surya Mentari kampung Panibungan Desa Tambang Ayam Kecamatan Anyar kabupaten serang tahun pelajaran 2024/2025, Sehingga berdampak pada tumbuh kembang motorik anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di kelompok B PAUD KB Surya Mentari dengan menggunakan permainan tradisional Engklek. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu peserta didik kelompok B, yang berusia 5-6 tahun. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi dan wawancara, aspek yang dinilainya 1) Anak antusias dalam mengikuti kegiatan (sosem). 2) Anak mampu menirukan gerakan engklek (aspek fisik motorik). 3) Anak menjawab pertanyaan sederhana (bahasa). 4) Anak mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sampai selesai(sosem). Hasil penelitian diperoleh bahwa peserta didik yang diteliti berjumlah 10 anak, sebagian besar Peserta didik kemampuan motorik kasarnya meningkat dengan melakukan permainan tradisonal engklek ini. Motorik kasar pada kelompok B di PAUD Surya Mentari meningkat dengan melakukan permainan engklek. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan keberhasilan yang dilakukan pada observasi ke 2 dan dilanjutkan dengan menggunakan observasi ke 3

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, S. dkk, (2010). Karakteristik Anak Usia Dini.

Aiueo, B. https://bimba-aiueo.com/5-cara-kenali-karakter-minat-baca-anak/

Arikunto, S, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, edisi revisi VI, Cetakan ke 13, PT. Asdi Mahasatya, Jakarta

Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, edisi revisi VI, Cetakan ke 16, PT. Asdi Mahasatya, Jakarta

Augusta. (2012). Pengertian Anak Usia Dini. http://infoini.com/pengertian anak usia dini

Dharmamulya. 2008. Permainan Tradisional Jawa. Yogyakarta: Kepel Press

Herdina, (2016). Pendidikan anak usia dini.

https://eprints.uny.ac.id/7778/3/bab%202%20-%2009111247009.159

https://eprints.uny.ac.id/7873/3/bab2%20-%200911124700. 1.13-1.14

https://eprints.uny.ac.id/7873/3/bab2%20-%200911124700. 1.4-1.9

Iswinarti. (2010). Permainan anak tradisional sebagai model peningkatan kompetensi social anak sekolah dasar laporan penelitian. Malang: Lembaga penelitian UMM.

Izzaty, E. R. (2005). Mengenali Permasalahan Perkembangan Anak Usia TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Kusumah, W & Dedi D. (2010). Mengenal Penelitian Tindakan. Kelas. Jakarta: PT INDEKS

Levina. (2012). Analisis Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini Yang Bermain Gawai. Early Childhood, Jurnal Pendidikan, 5(1). https://doi.org/eissn. 2579-7190

Mursid. 2015. Pengembangan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Peraturan Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia. Nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015

Piaget, J. (2007). The Contruction of Reality in the Child. Oxon: Routledge

Rahyubi (2012). Factor yang mempengaruhi perkembangan motoric kasar anak usia dini. https://lib.unnes.ac.id/38640/1/1601415080.

Suciati. (2015). Psikologi Komunikasi: Sebuah Tinjauan Teoritis dan. Perspektif Islam. Yogyakarta: Buku Litera

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sujiyono, Y. N. (2009). Konsep dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks.

Sukamti, E.R. (2007). Perkembangan Motorik. Yogyakarta: UNY

Sukmadinata, NS. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Sumantri, M.S. (2005). Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Dinas Pendidikan

Sunardi dan Sunaryo, (2007). Pengertian Motorik Kasar Anak Usia Dini.

Suyanto, S. (2003). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Wiwien W. (2016). Pengaruh Motivasi Belajar Dan Metode Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Kelas VIII SMP PGRI 16 Brangsong Kabupaten Kendal. Economic Education Analysis Journal, 1(2), 1-6

Yulianti, D (2010). Bermain Sambil Belajar Sains di Taman Kanak-kanak. Jakarta: PT Indeks

Yulianti, D. (2010), Pendidikan Anak Usia Dini . https://eprints.uny.ac.id/7778/3/bab%202%20-%2009111247009.07

Downloads

Published

2025-10-15

How to Cite

Alfiah, Hidayat, A., & Sina, I. (2025). Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Pada Anak Usia 5- 6 Tahun Dengan Permainan Tradisional Engklek di KB Surya Mentari Anyer: Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Pada Anak Usia 5- 6 Tahun Dengan Permainan Tradisional Engklek di KB Surya Mentari Anyer. Jurnal Anak Bangsa, 4(1), 199–208. https://doi.org/10.46306/jas.v4i1.136