MENINGKATKAN KEMANDIRIAN MELALUI KEGIATAN DI SENTRA MAIN PERAN UNTUK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TKIT AL-FARUQI

Authors

  • Ismi Nur Aulia Rohimah Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Elnawati Elnawati Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Redi Awal Maulana Universitas Muhammadiyah Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.46306/jas.v5i1.191

Keywords:

child independence, role play, early childhood education, classroom action research

Abstract

Independence is an important developmental aspect that needs to be stimulated in early childhood. Preliminary observations at TKIT Al-Faruqi indicated that the independence of children aged 4–5 years had not developed optimally in daily activities. This study aimed to improve children’s independence through role-playing center activities. The research employed Classroom Action Research conducted in two cycles involving 10 children. Data were collected through observation and documentation and analyzed descriptively. The results showed a gradual improvement in children’s independence in each cycle, from the not yet developed category to the expected development category. Therefore, role-playing center activities were effective in improving the independence of children aged 4–5 years.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidah, A. (2021). Kemandirian anak usia dini sebagai kesiapan menghadapi lingkungan belajar. Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 45–53.

Aini, R., & Rahmawati, D. (2022). Pembelajaran berbasis sentra dalam mengembangkan keaktifan anak usia dini. Jurnal PAUD Nusantara, 4(1), 12–20.

Darmayanti, S. (2023). Pengaruh pola asuh terhadap kemandirian anak usia dini. Jurnal Psikologi Perkembangan Anak, 7(1), 33–41.

Djollong, R., et al. (2023). Kontrol diri dan interaksi sosial dalam pembelajaran PAUD. Jurnal Psikologi Anak, 14(2), 112–120.

Fitri, N., Lestari, A., & Sari, M. (2022). Implementasi pijakan BCCT dalam pembelajaran berbasis sentra. Jurnal Golden Age, 6(2), 78–90.

Fauzia, S. (2023). Perkembangan kognitif anak berdasarkan teori Piaget. Jurnal Anak Cerdas, 11(1), 50–58.

Halimah, L. (2023). Pembiasaan kegiatan rutin dalam membentuk kemandirian anak usia dini. Jurnal Obsesi: Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 512–520.

Hasanah, N. (2020). Bermain peran dalam perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal PAUD Kreatif, 4(3), 55–63.

Husna, F. (2020). Kreativitas dan kemandirian melalui aktivitas bermain peran. Jurnal PAUD Nurani, 3(2), 77–89.

Husnah, N., & Hasanah, S. (2019). Efektivitas metode bermain peran terhadap perkembangan sosial emosional anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 140–150.

Inten, D. (2017). Perkembangan ekspresi diri anak melalui bermain peran. Jurnal Seni & Anak, 5(1), 20–27.

Istifadah, S. Y., Hosaini, & Wapa, A. (2024). Penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan kemandirian anak di RA Raudatul Ulum. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(4), 267–275.

Khoerunnisa, D., Alamsyah, B., Sanjaya, F., & Nurfitria, R. (2024). Model pembelajaran sentra dalam pengembangan potensi anak. Jurnal Pendidikan Emas, 9(1), 33–42.

Krobo, Y. (2021). Tahap perkembangan kemandirian anak menurut Erikson. Jurnal Psikologi Perkembangan, 11(1), 33–40.

Kurniawati, A., & Sa’ida, N. (2023). Berpikir kritis anak melalui pembelajaran BCCT. Jurnal PAUD Madani, 9(1), 60–72.

Lestari, D. (2021). Peran bermain simbolik dalam perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Emas, 10(2), 98–107.

Lestari, S., & Rachmawati, F. (2024). Aspek sosial-emosional dan kemandirian anak usia dini. Jurnal Kinder Learning, 3(1), 22–30.

Mahmudah, S. (2023). Faktor internal dalam pembentukan kemandirian anak. Jurnal Psikologi Anak, 9(1), 55–63.

Nikmah, F. (2022). Bermain peran berbasis profesi untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini. Jurnal Kreativitas Anak, 5(2), 15–25.

Nuraini, A. (2021). Scaffolding dalam perkembangan anak berdasarkan teori Vygotsky. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 100–109.

Nurhayati, L. (2023). Kepercayaan diri dan inisiatif anak dalam pembelajaran aktif. Jurnal Lentera Anak, 12(3), 88–97.

Nurfadilah, S. (2022). Pembiasaan kegiatan sederhana untuk menumbuhkan kemandirian anak. Jurnal Rabbani PAUD, 4(2), 60–68.

Parra, A., & Oliva, A. (2009). Autonomy development in early childhood. Journal of Child Psychology, 7(1), 44–52.

Rachmawati, S. (2020). Penerapan prinsip Montessori dalam pengembangan kemandirian anak. Jurnal PG-PAUD, 5(1), 44–52.

Rahman, H., & Fitriani, S. (2024). Bermain peran sebagai strategi meningkatkan inisiatif anak usia dini. Jurnal Kreativitas Anak, 5(1), 14–25.

Rahmawati, D., & Nurhayati, R. (2023). Lingkungan belajar dalam pembentukan kemandirian anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 211–219.

Relakontesa, A., Rusmaladewi, S., & Praticia, D. (2025). Aspek kemandirian anak usia dini berdasarkan indikator perkembangan. Jurnal Cendekia Anak, 7(1), 11–24.

Saputri, M. (2019). Pijakan BCCT dalam pembelajaran PAUD. Jurnal Anak Hebat, 6(1), 40–52.

Sari, F., & Hidayah, R. (2022). Pembentukan karakter anak melalui main peran terpandu. Jurnal Pendidikan Anak, 4(3), 120–129.

Sari, M., & Rasyidah, A. (2020). Kemandirian anak usia dini dalam kegiatan sehari-hari. Jurnal Psikologi Anak, 8(2), 70–77.

Shofiani, R., & Faradisa, F. (2024). Implementasi model pembelajaran sentra agama berbasis BCCT. Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 161–172.

Tabrani, Z., Afendi, M., Baitullah, A., Zamzami, R., & Maspan, A. (2024). Model pembelajaran sentra dalam penguatan peran anak sebagai pembelajar aktif. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 1–12.

Wulandari, N., & Sari, P. (2023). Perkembangan bahasa dan peran sosial melalui bermain peran. Jurnal PAUD Inovatif, 5(2), 55–64.

Wiyani, N. (2013). Konsep dasar PAUD. Jakarta: Gava Media.

Zahrok, F. (2025). Perkembangan kemandirian anak dalam perspektif psikologi perkembangan. Jurnal Psikoedukasi Anak, 14(1), 25–33.

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

Nur Aulia Rohimah, I., Elnawati, E., & Maulana, R. A. . (2026). MENINGKATKAN KEMANDIRIAN MELALUI KEGIATAN DI SENTRA MAIN PERAN UNTUK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TKIT AL-FARUQI . Jurnal Anak Bangsa, 5(1), 362–371. https://doi.org/10.46306/jas.v5i1.191