IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL KELERENG DALAM MEMBENTUK SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOBER AL KARIM

Authors

  • Aisahni Universitas Bina Bangsa
  • Siti Kholifah Universitas Bina Bangsa
  • Moh.Fikri Tanzil Mutaqin Universitas Bina Bangsa
  • Novita Sari Universitas Bina Bangsa
  • Sanian Sudrajat Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.46306/jas.v5i1.216

Keywords:

Teacher’s role, child independence, eating together habit.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya interaksi sosial anak usia dini akibat penggunaan gadget ketika berada di rumah. Anak-anak cenderung bersifat individual sehingga interaksi sosial menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan permainan kelereng tradisional di Kober Al Karim serta untuk mengetahui bagaimana permainan kelereng tradisional dalam membentuk sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas B dari Kober Al Karim yang berusia 5-6 tahun yang berjumlah 12 orang. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan kelereng tradisional di Kober Al Karim memiliki kontribusi yang positif dimana anak-anak mulai menunjukkan perkembangan dalam kemampuan bekerja sama, menunggu giliran, mengelola emosi, berinteraksi dengan teman, serta bermain spotrif. Dengan demikian, permainan kelereng tradisional dapat menjadi alternatif kegiatan yang efektif dalam membentuk sosial emosional anak usia dini, khususnya di tengah tantangan era digital

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alivia, R., Yuliani, S., & Hasanah, H. (2020). Pentingnya perkembangan sosial emosional anak usia dini dalam membentuk karakter anak . Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak , 6(1), 20–29. https://doi.org/10.22373/bunayya.v6i1.7311

Andi Suryani. (2022). Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Generasi Emas. Link: https://journal.uir.ac.id/index.php/generasiemas/article/view/21209

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Pendidikan Anak Usia Dini 2024 . Jakarta: BPS..bps. Diakses dari https://www go.id/id/publication/2024/12/13/744350b0873dcb98dfeab38c/profil-anak-usia-dini-2024.html

Dewi, A. R. T., Mayasarokh, M., & Gustiana, E. (2020). Perilaku sosial emosional anak usia dini. Jurnal Golden Age, 4(01), 181-190.

Dewi, Y. (2024). Permainan tradisional kelereng dan perannya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/381422668

Global Health Science Group. (2023). Hubungan Penggunaan Gadget dengan Perkembangan Sosial-Emosional pada Anak Usia Prasekolah. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Psikologi, 4(2).

Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Permendikbud No. 137 Tahun 2014 Tentang Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA).

Khoerunnissa, R., dkk. (2023). Pemanfaatan Permainan Kelereng dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar . Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 123-130.

Lestari, S., & Wiyani, NA (2019). Psikologi perkembangan anak usia dini . Grup Prenadamedia.

Lestari, S. (2020). The Golden Age: Optimalisasi Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Pendidikan Holistik. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 12–20.

Marlina, A. D. (2016). Peningkatan kemampuan sosial dan emosional anak kelompok A1 melalui permainan tradisional di TK Dharma Indria II Sumbersari Jember (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Jember. https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/76303

Nasarudin. (2021). Permainan Tradisional sebagai Media Pembentukan Karakter Anak. [Online]. Tersedia di: https://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/7835/8/BAB%202.pdf

Ngaisah, N. C., Al Ayyubi, M., Fajzrina, L. N. W., Aulia, R., Munawarah, M., Fadillah, C. N., & Zohro, N. P. (2023). Permainan Tradisional Kelereng dan Perannya dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak. Jurnal Ilmiah Potensia, 8(1), 103–113. https://doi.org/10.33369/jip.8.1.103-113

Nuraini, F., & Wardhani, J. D. (2023). Hubungan durasi bermain gadget dengan perkembangan sosial emosional anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2245–2256. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4198

Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2021) Human Development (14th ed). New York: McGraw-Hill.

Ridwan, R. (2022). Permainan Tradisional Sebagai Media Pembelajaran Karakter Anak Usia Dini . Ihya Ulum: Early Childhood Education Jurnal, 4(1), 23-31 https://jurnal-fkip-uim.ac.id/index.php/ihyaulum/article/view/2

Sudaryanti, S., Prayitno, P., Arifiyanti, N., & Maharani, O. (2024). Pengembangan Kemampuan Motorik dan Sosial Emosional Anak Usia Dini Menggunakan Permainan Tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 114–125. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.387

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Taurina, K. N., & Intisari. (2024). Studi Kasus Perkembangan Sosial Emosional Pada Anak Usia Dini. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(1), 188–193.

Yuningsih, T. I., Muslihin, H. Y., & Mulyadi, S. (2021). Pengembangan Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 4(2), 97–104.

Wahyuningsih, dkk. (2021). Pengaruh permainan tradisional kelereng terhadap perkembangan sosial anak kelompok B di TK Puteri Sion Medan. Jurnal Usia Dini, 8(1). https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jud/article/view/19161

Wulandari, N. D., & Kurniawan, B. (2020). Pengaruh perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun terhadap kesiapan sekolah dasar. Jurnal Potensia, 5(1), 25–32. https://ejournal.unib.ac.id/potensia/article/view/35690

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

Aisahni, Kholifah, S. ., Tanzil Mutaqin, M. ., Sari , N. ., & Sudrajat, S. . (2026). IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL KELERENG DALAM MEMBENTUK SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOBER AL KARIM . Jurnal Anak Bangsa, 5(1), 307–318. https://doi.org/10.46306/jas.v5i1.216