PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN PAUD CAHAYA NUSANTARA
DOI:
https://doi.org/10.46306/jas.v4i2.244Keywords:
traditional games, jump rope, gross motor skills, early childhood.Abstract
This study aims to answer three research questions: (1) how the traditional jump rope game is implemented at PAUD Cahaya Nusantara, (2) how gross motor skills of children aged 5–6 years develop through the activity, and (3) what supporting and inhibiting factors affect its implementation. The study is based on the importance of gross motor stimulation in early childhood as the foundation for physical growth as well as social and emotional development. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of 15 children in group B, with supporting informants including the class teacher and the principal. The results showed that regular and structured jump rope activities improved children’s balance, coordination, physical endurance, and courage. Supporting factors included teacher creativity, adequate facilities, integration into the learning process, and parental support. Inhibiting factors included differences in children’s physical abilities, fear, limited playtime, and unfavorable weather conditions, which were overcome by adaptive teacher strategies. Thus, the jump rope game is an effective and enjoyable medium for developing gross motor skills in early childhood
Downloads
References
Afifah, N. (2023). Pengaruh permainan tradisional terhadap kecerdasan kinestetik dan interpersonal anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 45–53.
Azzahra, R., & Rahman, H. (2023). Analisis kegiatan fisik dalam pembelajaran PAUD di era digital. Jurnal PAUD Nusantara, 9(2), 88–95.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dwijayanti, A., & Subagyo, A. (2023). Permainan tradisional sebagai media pembelajaran karakter anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.
Fitriani, L. (2022). Efektivitas permainan lompat tali dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jurnal PAUD Holistik, 8(2), 110–118.
Fitriyah, S. (2020). Aktivitas fisik dan perkembangan motorik anak usia dini dalam perspektif teori Piaget. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 34–42.
Gallahue, D. L., & Ozmun, J. C. (2003). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (5th ed.). Boston: McGraw-Hill.
Gardner, H. (1993). Multiple intelligences: The theory in practice. New York: Basic Books.
Hasibuan, R. (2021). Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Medan: Perdana Publishing.
Hidayat, A., Wahyuni, S., & Kurniawati, I. (2023). Permainan tradisional lompat tali dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 3997–4006.
Hidayat, R., & Fauziah, A. (2021). Studi kualitatif proses pembelajaran berbasis gerak untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini Indonesia, 5(3), 210–218.
Hurlock, E. B. (1999). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). Jakarta: Erlangga.
Kemendikbud. (2014). Permendikbud No. 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemenkes RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniasih, D., & Munawaroh, S. (2022). Minimnya aktivitas fisik dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal PAUD Visioner, 8(2), 45–53.
Lestari, N., & Haryanto, B. (2022). Kajian terhadap permainan tradisional dalam pengembangan anak. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 22–30.
Maharani, A., & Suryana, D. (2019). Permainan tradisional sebagai media pembelajaran untuk anak usia dini. Jurnal Obsesi, 3(2), 451–460.
Maulana, A., & Kartini, T. (2020). Perkembangan psikososial anak usia dini dalam kegiatan bermain. Jurnal Psikologi Anak, 9(1), 31–39.
Maulidya, S. (2021). Permainan lompat tali sebagai pengembangan motorik kasar anak. Jurnal Kreativitas Anak, 4(1), 22–29.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2020). Manajemen pendidikan anak usia dini. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2020). Pendidikan untuk pengembangan potensi anak usia dini. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugraha, R., & Lestari, N. (2021). Strategi guru dalam mengembangkan motorik kasar anak usia dini melalui kegiatan fisik. Jurnal Golden Age, 5(1), 35–42.
Nurhasanah, S., & Lestari, T. (2022). Motorik kasar dan stimulasi di usia emas anak. Jurnal Pendidikan Holistik, 6(1), 17–25.
Nurfadilah, S. (2019). Efektivitas permainan tradisional dalam mengembangkan motorik kasar anak. Jurnal PAUD Nusantara, 5(2), 88–97.
Permatasari, A., & Dewi, F. (2020). Permainan tradisional sebagai media pengembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 101–110.
Pratiwi, L. D. (2023). Peran guru dalam pengembangan motorik anak melalui permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 45–53.
Puspita, R., & Ningsih, T. (2022). Dampak penggunaan gawai terhadap perkembangan motorik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 77–85.
Rahmawati, D., & Harahap, A. (2021). Prinsip dan pendekatan pembelajaran anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(2), 56–65.
Safitri, D., & Hidayat, M. (2020). Peran aktivitas fisik terhadap perkembangan motorik kasar anak taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Jasmani Anak Usia Dini, 3(1), 34–41.
Sanjaya, W. (2020). Penelitian pendidikan: Jenis, metode, dan prosedur. Jakarta: Kencana.
Sari, M. (2021). Periode emas dan pentingnya stimulasi perkembangan anak usia dini. Jurnal Tumbuh Kembang Anak, 7(1), 12–20.
Sari, R. P., & Marlina, L. (2019). Pengaruh kegiatan fisik terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi, 3(2), 322–328.
Setiawan, D., & Lestari, M. (2022). Urgensi stimulasi motorik kasar pada anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 7(2), 88–95.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulastri, D., & Nanda, L. (2023). Permainan tradisional sebagai media pelestarian budaya dalam pendidikan anak usia dini. Jurnal Warisan Budaya, 3(1), 25–33.
Sumantri, A., & Sukartiningsih. (2020). Strategi bermain dan permainan tradisional untuk anak usia dini. Jakarta: Prenadamedia Group.
Suryani, A., & Azizah, L. (2022). Stimulasi motorik kasar anak melalui permainan lompat tali di taman kanak-kanak. Jurnal Obsesi, 7(2), 1281–1289.
Sutrisno, A. (2022). Evaluasi implementasi kurikulum PAUD dalam kegiatan motorik. Jurnal Pendidikan dan Evaluasi, 8(3), 102–110.
Utami, D., & Kurniawati, A. (2020). Optimalisasi perkembangan anak usia dini melalui stimulasi terpadu. Jurnal Pendidikan Anak, 5(3), 199–208.
Wahyuningsih, S. (2018). Pendidikan anak usia dini: Teori dan praktik. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 11–18.
Widodo, H., & Maharani, S. (2021). Integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran tematik PAUD. Jurnal PAUD Inovatif, 7(2), 144–153.
Yuliana, E., & Hermawan, R. (2021). Pengaruh permainan lompat tali terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 115–123.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jenah, Amat Hidayat, Beni Junedi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









