Jurnal Anak Bangsa
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home
<p><strong>Jurnal Anak Bangsa</strong> Adalah Jurnal Ilmiah Pendidikan anak usia dini, terbit secara daring pada bulan Februari dan Agustus. untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dalam bidang pendidikan anak usia dini dan Pra Sekolah.</p>LPPM Universitas Bina Bangsaen-USJurnal Anak Bangsa2828-4720PEMANFAATAN BAHAN DAUR ULANG SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN GERABAH UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI TK CAHAYA FII SABILILLAH PALANGKITANGAN
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/263
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan pembuatan gerabah bubur dari bahan sisa di TK Cahaya Fii Sabilillah Palangkitangan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B tahun ajaran 2025/2026. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan motorik halus anak: pada kondisi awal (pra-siklus) hanya 26,67% anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), meningkat menjadi 53,33% pada akhir Siklus I, dan mencapai 86,67% pada akhir Siklus II. Kegiatan pembuatan gerabah bubur terbukti efektif merangsang koordinasi jari-jari tangan, kekuatan genggaman, dan kelenturan pergelangan tangan anak secara holistik, sekaligus memanfaatkan bahan sisa yang ramah lingkungan</p>RetnawilisHazizahVivi Angraini
Copyright (c) 2026 Retnawilis, Hazizah, Vivi Angraini
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-072026-07-0752536010.46306/jas.v5i2.263IMPROVING COUNTING SKILLS USING BIG BOOK MEDIA at BAROKAH PRESCHOOL, PADANG GENTENG KAUR
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/257
<p>This research aims to improve children's counting skills through the use of Big Book media in PAUD Barokah Padang Genteng, Kaur Regency. The research used the Classroom Action Research (PTK) method which was carried out in two cycles with research subjects of 12 group A children. Data collection techniques were carried out through observation, documentation and assessment of children's numeration abilities. Indicators observed include the ability to number sequences 1–10, count objects according to their number, relate number symbols to objects, and count by showing the objects being counted. The results showed that children's numeracy skills improved in each cycle. The average numeracy score at baseline was 29.17 % , increasing to 62.50% in Cycle I, and reaching 87.50% in Cycle II. All indicators met the established success criteria of at least 75%. In addition to improving numeracy skills, Big Book media also increases children's interest, attention, and activeness during learning. Therefore, Big Book media is effective for improving numeracy skills in early childhood .</p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: numeracy skills, Big Book media, early childhood , classroom action research</em></p> <p><em> </em></p>heriyulyaniYaswinda
Copyright (c) 2026 heriyulyani, Yaswinda
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-272026-06-2752253710.46306/jas.v5i2.257EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KELAS KREATIF TERHADAP PENINGKATAN DISIPLIN ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK ANUGERAH
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/270
<p>Disiplin merupakan salah satu karakter dasar yang perlu dikembangkan sejak usia dini untuk mendukung perkembangan sosial, emosional, dan kesiapan belajar anak. Namun, rendahnya kepatuhan terhadap aturan kelas, tanggung jawab, dan kemampuan mengendalikan perilaku masih menjadi tantangan dalam pembelajaran di pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengelolaan kelas kreatif terhadap peningkatan disiplin anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Anugerah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 anak Kelompok B yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui lembar observasi disiplin yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, Paired Sample t-Test, N-Gain, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor disiplin meningkat dari 60,45 pada pretest menjadi 86,30 pada posttest. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Nilai N-Gain sebesar 0,65 berada pada kategori sedang, sedangkan effect size sebesar 1,42 menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator disiplin, meliputi kepatuhan terhadap aturan kelas, mengikuti instruksi guru, tanggung jawab, ketertiban, dan kemampuan mengendalikan perilaku. Dengan demikian, pengelolaan kelas kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan disiplin anak usia dini melalui penciptaan lingkungan belajar yang menarik, kondusif, dan berpusat pada anak. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan kelas kreatif dapat dijadikan strategi pembelajaran untuk memperkuat pendidikan karakter pada lembaga PAUD</p>Diosi EfriyantiNurhafizah
Copyright (c) 2026 Diosi Efriyanti, Nurhafizah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-142026-07-145211112010.46306/jas.v5i2.270MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIMENSI RUANG MELALUI BERMAIN BALOK GEOMETRI PADA TAMAN KANAK-KANAK LESTARI BENGKULU UTARA
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/256
<p>This study aimed to improve the spatial dimension skills of children aged 4–5 years through geometric block play at Taman Kanak-Kanak Lestari, North Bengkulu. The research used Classroom Action Research with the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles. The subjects were 15 children. Data were collected through observation, performance assessment, documentation, and product evaluation. The results showed improvement in all spatial dimension indicators, including shape visualization, spatial orientation, size comparison, and spatial construction. The average “very well developed” category increased from 9.55 in the initial condition to 83.75 in Cycle II. Therefore, geometric block play was proven effective in enhancing early childhood spatial dimension skills.</p>HartiyahYaswinda
Copyright (c) 2026 Hartiyah, Yaswinda
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-272026-06-2752102410.46306/jas.v5i2.256CORPUS-ASSISTED INVESTIGATION OF VOCABULARY INPUT IN INDONESIAN EARLY CHILDHOOD ENGLISH EDUCATION
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/267
<p><em>Vocabulary mastery is a fundamental element of English language acquisition in early childhood. However, research on the quality of vocabulary input received by children in Indonesia has largely been dominated by descriptive approaches, with limited use of corpus-based linguistic analysis. This study aims to investigate the characteristics of vocabulary input in early childhood English learning in Indonesia using a corpus-assisted approach to identify vocabulary frequency, word class distribution, lexical diversity, collocations, and usage patterns within the learning context. A quantitative descriptive corpus-based research design was employed. Data were collected from transcripts of teacher-child interactions, textbooks, songs, picture books, activity sheets, and digital learning media used in several early childhood education institutions in Indonesia. All data were analyzed using AntConc software, utilizing frequency analysis, type-token ratio (TTR), moving average type-token ratio (MATTR), collocation, and concordance. The results indicate that the corpus comprises 184,362 tokens and 6,128 word types, with a TTR of 33.24%, suggesting a moderate level of lexical diversity. The vocabulary input is dominated by concrete terms related to colors, animals, fruits, body parts, and physical activities, with a word class distribution dominated by nouns. Collocation and concordance analyses reveal that teachers frequently utilize routine expressions, classroom instructions, songs, games, and stories as sources of contextual, comprehensible input. The study concludes that a corpus-assisted approach enables an empirical evaluation of the quality of vocabulary input in early childhood English learning. These findings recommend the development of curricula and teaching materials that are lexically richer, balanced in word class distribution, and oriented toward authentic communication to optimally support children's English language competence development</em></p>Annisa Yusti Desiyanti
Copyright (c) 2026 Annisa Yusti Desiyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-082026-07-0852869810.46306/jas.v5i2.267PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI EMERGEN DAN KETERLIBATAN BELAJAR ANAK USIA DINI
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/264
<p>Perkembangan teknologi digital membuka peluang pemanfaatan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dalam pembelajaran anak usia dini untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif dan interaktif. Namun, media pembelajaran yang digunakan di satuan PAUD umumnya masih bersifat konvensional dan belum mampu mengakomodasi kebutuhan belajar individual anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis AI yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan literasi emergen dan keterlibatan belajar anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan Design and Development Research (DDR) dengan model ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas yang sangat tinggi. tingkat validitas sangat tinggi (95,0%) berdasarkan penilaian ahli, serta tingkat kepraktisan sebesar 93,9% berdasarkan respons guru. Rata-rata skor literasi emergen meningkat dari 65,0 pada tahap pretest menjadi 86,7 pada tahap posttest, Selain itu, keterlibatan belajar anak juga mengalami peningkatan yang nyata, dari 67,9% menjadi 91,4%, yang ditunjukkan melalui meningkatnya perhatian, partisipasi aktif, motivasi, ketekunan, serta interaksi selama kegiatan pembelajaran. Implementasi media berbasis AI meningkatkan kemampuan mengenal huruf, kesadaran fonologis, kosakata, dan kemampuan bercerita kembali, serta meningkatkan perhatian, partisipasi aktif, motivasi, dan interaksi anak selama pembelajaran</p>AsmayawatiTati Masliati
Copyright (c) 2026 Asmayawati, Tati Masliati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-072026-07-0752617210.46306/jas.v5i2.264UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN MEDIA LOOSE PART DI TAMAN KANAK-KANAK BUNDA GHANIA BENGKULU
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/259
<p>Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini Adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motorik halus anak dalam mengontrol jemari melalui media <em>loose part</em> pada anak semester genap tahun pembelajaran 2025-2026. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak 3 siklus. Penelitian dilakukan dengan subjek 10 orang anak di Taman Kanak-Kanak Bunda Ghania Bengkulu. Data penelitian diperoleh menggunakan metode observasi menggunakan lembar observasi dan di analisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa adanya peningkatan terlihat dari rata-rata kategori BSB dari kelima aspek yang diamati dari kemampuan awal sebersar 12%, siklus 1 naik menjadi 14%, siklus 2 naik menjadi 40% dan siklus 3 menjadi 80%. Hasil Penelitian menunjukkan media <em>loose part </em>yang dipadukan dengan tanah liat terbukti efektif sebagai sarana stimulasi motorik halus karena memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas eksploratif, manipulatif, dan kreatif yang melibatkan koordinasi mata dan tangan, kekuatan otot jari, serta ketelitian dalam menyelesaikan tugas</p>MaryulisYaswinda
Copyright (c) 2026 Maryulis, Yaswinda
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-022026-07-0252385210.46306/jas.v5i2.259Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Wordwall Di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kepahiang Dua Bengkulu
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/258
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan 1–20 melalui media permainan digital Wordwall di TK Negeri Pembina Kepahiang 2, Bengkulu. Latar belakangnya adalah kondisi awal yang menunjukkan 80% dari 30 anak Kelompok B (usia 5–6 tahun) belum mampu mengenal, menyebutkan, dan mengurutkan lambang bilangan dengan benar, serta kesulitan membedakan angka mirip seperti 6 dan 9. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model John Elliott dengan empat tahap—perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi—dalam dua siklus. Siklus I dilaksanakan 4 pertemuan (Match Up, Whack-a-Mole, kuis pilihan ganda), dan Siklus II 3 pertemuan (Match Up, Balloon Pop, Kuis Cepat) dipadukan benda konkret. Penilaian didasarkan pada enam indikator dengan empat kategori capaian; penelitian berhasil bila minimal 75% anak mencapai BSH/BSB. Hasilnya, rata-rata ketercapaian meningkat dari 21,7% (pra-siklus) menjadi 57,8% (Siklus I) dan 81,7% (Siklus II), melampaui kriteria keberhasilan. Kepercayaan diri dan kemandirian anak juga meningkat (83,3%). Disimpulkan bahwa permainan digital Wordwall efektif meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan sekaligus mendukung perkembangan sosial-emosional anak.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> kemampuan berhitung, lambang bilangan, media digital, Wordwall, anak usia dini</p>KartiniYaswinda
Copyright (c) 2026 Kartini, Yaswinda
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-272026-06-27521910.46306/jas.v5i2.258DEEP LEARNING-BASED LITERACY INSTRUCTION TO IMPROVE READING COMPREHENSION IN LOWER PRIMARY SCHOOLS
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/268
<p>Kemampuan membaca pemahaman merupakan fondasi utama bagi keberhasilan belajar siswa kelas rendah sekolah dasar. Namun, pembelajaran literasi di sekolah masih didominasi oleh pendekatan yang berorientasi pada penguasaan mekanis membaca sehingga belum mampu mengembangkan pemahaman mendalam dan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas <em>Deep Learning-Based Literacy</em> <em>Instruction</em> dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas rendah sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest–posttest control group design yang melibatkan 64 siswa kelas II sekolah dasar, terdiri atas 32 siswa pada kelas eksperimen dan 32 siswa pada kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes membaca pemahaman dan lembar observasi keterlibatan belajar. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, independent samples t-test, dan ukuran efek Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor membaca pemahaman kelas eksperimen meningkat dari 61,84 menjadi 84,53, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 62,15 menjadi 74,38. Uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001) dengan nilai Cohen's d = 1,18, yang menunjukkan pengaruh besar dari penerapan pembelajaran. Peningkatan juga terjadi pada seluruh indikator membaca pemahaman, terutama kemampuan mengevaluasi isi bacaan (28,6%), diikuti kemampuan menarik kesimpulan (27,3%), membuat inferensi (27,2%), menentukan gagasan utama (27,1%), dan mengidentifikasi informasi eksplisit (25,4%). Hasil observasi memperlihatkan tingginya keterlibatan belajar siswa pada aspek partisipasi aktif, kolaborasi, refleksi, dan penyelesaian tugas. Temuan ini menunjukkan bahwa <em>Deep Learning-Based Literacy Instruction</em> efektif meningkatkan kemampuan membaca pemahaman sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis, keterlibatan belajar, dan pembelajaran bermakna. Model ini berkontribusi sebagai inovasi pedagogis yang relevan untuk memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka dan pengembangan kompetensi literasi abad ke-21 di sekolah dasar</p>Suci Dwi HandayaniHanafiah
Copyright (c) 2026 Suci Dwi Handayani, Hanafiah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-122026-07-12529911010.46306/jas.v5i2.268PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI
https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/265
<p>Perkembangan teknologi digital memberikan peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif pada pendidikan anak usia dini, namun pemanfaatan media berbasis Augmented Reality (AR) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan teknologi pembelajaran berbasis <em>Augmented Reality</em> yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Produk yang dikembangkan berupa aplikasi AR berbasis Android yang menyajikan objek tiga dimensi, animasi, audio, dan aktivitas interaktif sesuai karakteristik perkembangan anak. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan implementasi melibatkan 30 anak usia 5–6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat validitas sangat tinggi dengan rata-rata 94,6%. Uji kepraktisan menunjukkan respons sangat positif dari guru (96,5%) dan anak (97,3%). Efektivitas media ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata kemampuan kognitif anak dari 61,9 menjadi 89,1 setelah penggunaan media AR. Peningkatan terjadi pada kemampuan mengelompokkan objek, mengenal bentuk dan angka, berpikir logis, memahami hubungan sebab-akibat, serta memecahkan masalah sederhana. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran berbasis Augmented Reality merupakan media yang valid, praktis, dan efektif untuk mendukung pembelajaran yang bermakna serta meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini di era transformasi digital</p>Elis Mayasari
Copyright (c) 2026 Elis Mayasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-072026-07-0752738510.46306/jas.v5i2.265